Misteri Keberadaan Manusia Kerdil di Taman Nasional Meru Betiri

0
102

Pada tahun 2004 lalu di Indonesia telah ditemukan jejak dan keberadaan manusia kerdil di Taman Nasional Meru Betiri Jember Jawa Timur. Manusia kerdil ini dinamai siwilatau wing wil oleh warga yang berada disekitar Taman Nasional meru betiti Jember Jawa Timur.

Sumber Gambar: erabaru.net

Jejak dan keberadaan manusia kerdil ini ditemukan tidak sengaja oleh beberapa aktivis lingkungan hidup dari Kelompok Indonesia Hijau Jawa Timur. Jejak manusia kerdil ditemukan di sekitar muara sungai Nanggelan Desa Wonoasri Kecamatan Tempurejo, Jember Jawa Timur.

Panjang telapak kakiĀ  dari ujung jempol kaki hingga tumitnya hanya 9,2 cm dan lebarnya 2 cm serta panjang jempolnya cuma 1 centi meter.

Para aktivis penemu jejak jejak kaki manusia kerdil ini mengaku sebelumnya juga pernah dua kali melihat manusia kerdil itu pada tahun 1984 dan tahun 1999.

Saat itu para aktivis lingkungan itu sedang mengikuti acara training mahasiswa pencinta alam di muara sungai sekitar pantai Sukamade dan pantai Nanggelan Kemudian Tanpa sengaja mereka melihat 8 orang kerdil tengah bercengkerama di tepian sungai sambil menikmati udang hasil tangkapan mereka.

Dalam jarak sekitar 15 meter, mereka melihat manusia kerdil itu berambut gimbal sebahu kemudian kulit nya hitam serta tinggi badan sekitar 60-70 cm, tanpa busana, dan berjalan tegak seperti manusia. Begitu melihat keberadaan para aktivis kemudian manusia kerdil itu langsung melarikan diri masuk hutan.

Kejadian yang sama juga pernah dialami oleh seorang mantan anggota DPRD Jember bernama Herry Budi Ermawan. Mantan Anggota dewan yang punya hobby memancing ini mengaku telah dua kali menemukan jejak manusia kerdil itu.

September 2002, di kawasan pantai Bandealit herry budi mengatakan ukuran tubuh manusia kerdil itu kira-kira setinggi lutut orang dewasa. Saat hendak memancing di muara, Herry Pernah juga melihat lima manusia kerdil yang sedang menangkap ikan dengan alat kecil mirip tombak. Namun beberapa saat kemudian manusia kerdil itu melarikan diri begitu melihat kehadiran Herry.

Seminggu kemudian, Herry kembali ke tempat itu dengan membawa kamera dia pun berhasil memotret rombongan manusia kerdil itu dari jarak sekitar 10 meter. Namun anehnya setelah foto di cetak tidak ada gambar manusia kerdil itu dalam foto, hanya ada latar dari foto yang di ambil tersebut.

Rumor mengenai keberadaan manusia kerdil itu memang sudah lama diketahui warga di sekitar taman nasional meru betiti.

Warga di sekitar kawasan taman nasional menyebut manusia kerdil itu dengan nama wong wil atau siwil yang berarti orang kecil.

Hingga Saat ini sudah tercatat 45 orang warga sekitar taman nasional yang Telah melihat dan menyaksikan keberadaan manusia kerdil di taman nasional meru betiti kata Kepala Balai Taman Nasional Meru Betiri Jember Siswoyo.

Menurut kepala balai taman nasional meru betiri kabar adanya manusia kerdil itu sudah sering didengar petugas taman nasional sejak lama, namun baru heboh setelah ada penemuan jejak kaki manusia kerdil di taman nasional meru betiri yang berhasil diabadikanĀ  oleh para aktivis dari Kelompok Indonesia Hijau Jawa timur.

Hingga saat ini keberadaan manusia kerdil di Taman Nasional Meru Betiri masih menjadi misteri. Belum ada bentuk asli manusia kerdil yang terekspos secara jelas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here